Cara Mengatasi Anak Yang Bicara Kotor

BelajarBicara.comPernahkah sobat belajar bicara mendengar ada anak kecil berbicara kotor? Saya pernah beberapa tahun lalu, sebelum pindah rumah :) . Kalau SoBebi tinggal di Jakarta, kemungkinan untuk mendengar anak-anak bicara kotor akan lebih besar. Mimin lupa bagaimana kejadiannya sampai mendengar seorang anak (masih belum sekolah) bicara kotor.

Dari pengalaman tersebut bisa dirunut penyebab dari seorang anak berbicara kotor, tentunya karena adanya pengaruh. Pengaruh itu antara lain bisa didapatkan dari:

  • Orang terdekat
  • Teman pergaulan

 Orang Terdekat

Pengertian orang terdekat adalah orang-orang yang berada di dekat anak, baik di rumah maupun dalam pergaulan, bisa orang tua, kakek, nenek, om, dan tante. Pengaruh yang sangat besar kepada anak tentunya didapatkan dari orang terdekat ini. Merekalah yang bertanggung jawab menularkan kebiasaan-kebiasaan (baik atau buruk).

Teman Pergaulan

Lingkungan lain yang dapat mempengaruhi anak adalah teman pergaulan. Baik teman di sekolah, di rumah, tempat les. Pengaruh dari lingkungan ini yang agak sulit untuk dikendalikan, karena sebagai orang tua tidak mungkin membatasi pergaulan anak dengan ketat.

Jadi bagaimana cara mengatasi anak yang bicara kotor? Dilihat dulu anak dalam rentang usia berapa yang bermasalah, karena tidak mungkin sama penanganannya. Mengatasi anak yang bicara kotor, sebenarnya tidak sulit juga tidak mudah. Hanya diperlukan seni dan kesabaran saja :) .

Bila SoBebi menemukan ada anak balita mengucapkan kata-kata kotor jangan panik apalagi langsung dimarahi ya. Apalagi kalau baru satu kali mengucapkannya. Yakinkan apa yang kamu dengar itu memang kata-kata kotor dan keluar dari anak balita. Tanyakan kepadanya dari mana mendengar dan mendapatkan kata-kata itu. Tanya apakah anak mengetahui arti kata yang diucapkannya. Kemudian sampaikan kalau itu tidak boleh diucapkan kembali. Insyaallah anak akan mengerti kok.

Biasanya sih anak-anak tidak mengerti artinya, mereka mengeluarkan kata-kata itu hanya karena mendengar ada orang yang mengucapkannya. Anak balita menganggap menarik untuk didengar dan diucapkan kata-kata baru yang didengarnya. Pada akhirnya mereka ikut mengucapkannya. Anak balita baru hanya sebatas mengeksplor apa-apa yang menarik yang berada di sekelilingnya.

Untuk anak yang sudah lebih besar tentunya diajak bicara seperti sahabat. Langsung tanya apakah mengerti arti kata yang telah diucapkannya? Karena ada beberapa anak yang hanya ikut-ikutan teman mengucapkan padahal tidak mengetahui artinya. Lakukan dengan pendekatan agama, bahwa Allah akan lebih senang mendengar hambanya berucap yang baik.

Sementara untuk orang dewasa, ini mah sudah tidak perlu diperingatkan lagi, sebaliknya harus segera dilarang. Tentu dengan cara yang tetap santun ya dalam melarang.

 

 

Ayo tebarkan semangat bahwa #BicaraBaikMudah

Follow @BelajarBicara

 

 

 

 

Incoming search terms:

  • cara menghindari bicara kotor
  • cara membatasi pergaulan anak balita
  • cara mengatasi anak biar belajar
  • dilarang bicara kotor sama anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>